Sastropradonggo
Let me tell you all about a story of a javanesse name.
Nama email itu memang jawa banget yah? Reaksi orang yang tau id email gue seperti itu macem-macem. Mulai dari, "hah email elo jawa banget, beda ama nama elo yang kesunda-sundaan" (Mentang-mentang nama gue berulang langsung aja sunda. kok gak diperhatiin vokal "O" yang dominan sih!), atau, tertawa terbahak-bahak dan ketika ngirim email ke gue, si pengirim menulis, "Yth. Pak Sastro berikut paper yang bapak minta", sampai yang agak curios, "emailmu gak gaul banget sih! itu nama eyang-mu yah?". Memang. Nick email gue diambil dari nama mendiang kakek gue. Gue ngambil nama itu karena artinya: sastro=buku, pradonggo=pengiring/pemain musik gamelan. Yang gue tau begitu dari Bapak gue yang pernah menjelaskan arti nama almarhum. Nah sekalian aja nama itu gue pake karena gue memang niat berkutat dengan buku, alias menjadikan buku bagian dari hidup gue.
Ambil contoh kakek gue itu. Nama aslinya Radjilan, kemudian ketika ia kerja jadi prajurit dia dapet nama Terunosumekar, baru kemudian dia pake nama Sastropradonggo sewaktu ia kerja di bagian kesenian. Soal panggilan; kakek gue dipanggil sama ponakannya dengan panggilan Le'/Om Truno, biarpun dia dah ganti nama jadi Satropradonggo. Begitu juga juga dengan Adik kakek gue yang gue kenal dengan panggilan Mbah Wiryo, meski namanya sudah ganti sesuai profesi barunya. Begitulah nama disesuaikan dengan profesi si pemegang nama.
Namun sesuai dengan kaidah bahwa ada yang umum dan khusus, langue dan parole. Gue lebih memilih melihatnya sebagai bagian dari kesadaran adanya perubahan waktu (sejarah) yang juga berarti perubahan struktur tanda. Ini yang sering disalah-persepsikan. Gue melihatnya sebagai bagian historisisme jawa awal abad 20. Nama yang dikaitkan dengan profesi. Perkara menimbulkan mispersepsi, rasanya adalah lumrah ketika sudut baca tidak sama.
Kontroversial? it's my middle name. Gak mudah dimengerti? gak juga. Rumit? saya anak bimbingan RMT (Rumit). hahaha. Gue hanya ingin menelusup jauh kedalam semangat zaman jawa di awal abad 20 dan menampilkannya pada khalayak diawal abad 21 ini. Semoga menambah informasi dan tergelitik.
Nant'S
